Setelah melakukan penjajakan kerja sama pada 2 Februari 2021, IEEE Indonesia Section bersama Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia melakukan tindaklanjut pembahasan nota kesepahaman. Pembahasan dilakukan secara daring pada Jumat, 19 Februari 2021.

Kegiatan dihadiri oleh IEEE Indonesia Section Chair, Dr. Ing. Wahyudi Hasbi; IEEE Indonesia Section Vice Chair, Prof. Gamantyo Hendrantoro, dan pengurus IEEE Indonesia Section. Hadir pula perwakilan Dirjen Dikti dari Biro Kerja Sama.

Pembahasan nota kesepahaman dilakukan secara terbuka. Kedua belah pihak diperkenankan untuk memberikan masukan terkait hal-hal yang bisa dikerjasamakan. Terutama hal-hal yang berkaitan dengan implementasi program Merdeka Belajar Kampus Merdeka.

Diungkapkan bahwa tujuan kerja sama IEEE Indonesia Section dengan Dirjen Dikti adalah untuk meningkatkan Mutu, Kompetensi dan Profesionalitas dalam kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi di Bidang Sains dan Teknologi di lingkungan mendetail Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Dibahas pula ruang lingkup perjanjian kerja sama.  Sementara perihal hak dan kewajiban akan dibahas dalam pertemuan berikutnya.

 

 


Award and Recognition Activities, IEEE Indonesia Section akan memberikan rekognisi untuk anggota IEEE Indonesia Section yang melakukan publikasi di Jurnal/Letters/Transaction terbitan IEEE.

Syarat-syarat untuk bisa mendapatkan rekognisi:

  1. Penulis merupakan anggota (baik student member, associate member, member, senior member, life member, dll.) IEEE Indonesia Section yang status keanggotaannya dalam keadaan aktif.
  2. Penulis berafiliasi dengan institusi di Indonesia yang tercantum di makalah yang diajukan
  3. Baik first author maupun co-authors bisa mengajukan permintaan rekognisi dan perlu diajukan masing-masing secara terpisah
  4. Makalah telah terbit di jurnal/letters/transaction terbitan IEEE
  5. Makalah belum pernah di-klaim untuk rekognisi dari IEEE IS
  6. Makalah diterbitkan antara 1 Jan 2020 – Feb 2021

IEEE IS akan mengevaluasi submisi permintaan rekognisi ini dan jika memenuhi syarat, maka penulis akan dihubungi. Rekognisi yang diberikan akan berupa e-certificate.

Pengajuan makalah yang hendak direkognisi bisa diajukan melalui: bit.ly/IEEEISPubRecog.

Untuk korespondensi, silakan hubungi Award and Recognition IEEE IS: award.ieeeis@gmail.com

 


Election Debate IEEE ITB Student Branch 2021/2022. The debate day will be held on:

Day: Friday, February 19, 2021
Time: 07.30 – 09.30 PM
via Zoom

  • Candidate #1 : Medeline Agita Tenardi – Biomedical Engineering 2019
  • Candidate #2 : Alifia Zahratul Ilmi – Biomedical Engineering 2019

Panelists:

  • Dr. Eng. Ayu Purwarianti, S.T., M.T. – School of Electrical Engineering and Informatics
  • Dr. Ing. Wahyudi Hasbi – IEEE Indonesia Section Chair 2021
  • Dr. Saaveethya Sivakumar – IEEE Region 10 Student Representative

#electionIEEE2021 #IEEEITBSB #IEEEIS


Dalam rangka meningkatkan profesionalisme perjalanan karir member IEEE Indonesia, Young Professional Afinity Group, Professional Activities, Sponsorship & Endorsement Activities serta Universitas Hasanuddin IEEE Student Branch, IEEE Indonesia Section akan mengadakan kegiatan Webinar Professional Development Workshop: Early Career Life with IEEE.

Kegiatan ini akan dilakukan pada Sabtu, 20 Februari 2021 pukul 09.30-12.30 WIB. Terbuka untuk umum. Tempat terbatas.

Segera lakukan pendaftaran melalui link berikut: http://bit.ly/IEEELife.

Menghadirkan pembicara dari para tokoh anggota IEEE yang berasal dari sektor industri, akademik dan pemerintahan, diantaranya:

  1. Dr. Anggoro Kurnianto Widiawan,

– Direktur Operasi PT. Telkomsat

– Professional Activity IEEE Indonesia Section

  1. Prof. Dr. Ir. Mochamad Ashari, M.Eng

– Rektor Institut Teknologi Nopember (ITS)

– Rektor Universitas Telkom 2013-2018

  1. Dr. Agustan, S.T., M.Sc.

– Direktur Pusat Teknologi Pengembangan Sumberdaya Wilayah, BPPT

– Ketua Masyarakat Penginderaan Jauh Indonesia (MAPIN)

Kegiatan ini juga dapat diikuti secara live melalui kanal Youtube IEEE Indonesia Section: http://bit.ly/Protube


ComSTraC-DSC Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Pakuan bekerja sama dengan IEEE Student Branch Activities Indonesia menyelenggarakan IEEE Student Branch Initiation Workshop pada Sabtu, 6 Februari 2021. Kegiatan ini menghadirkan dua pembicara yaitu Vice Chair IEEE Indonesia Section, Prof. Gamantyo Hendrantoro dan IEEE Student Branch Activities Committee, Muhammad Sabirin Hadis, M.T.

Chair IEEE Indonesia Section, Dr. Ing. Wahyudi Hasbi mengucapkan terimakasih kepada Dekan FMIPA Universitas Pakuan yang telah mengadakan kegiatan IEEE Student Branch Initiation Workshop. Menurutnya, kegiatan tersebut sangat penting bagi pengembangan sumber daya manusia terutama mahasiswa perguruan tinggi. Wahyudi juga memberikan sedikit penjelasan tentang perkembangan IEEE di Indonesia.

Pada kesempatan yang sama, Dekan FMIPA Universitas Pakuan Dr. Asep Denih menyambut baik peluang Student Branch dan siap memberikan fasilitas untuk anggota IEEE Indonesia Section (IS).  Asep berharap kegiatan ini bisa menjaring lebih dari 20 persen mahasiswa FMIPA Universitas Pakuan untuk bergabung di IEEE IS.

“IEEE Student Branch dalah wadah berkumpulnya mahasiswa untuk mendiskusikan masalah teknologi di level internasional. Anggota aktif tentunya dapat memberikan dampak positif di universitas, terutama dalam menyambut program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang memberikan peluang kepada mahasiswa untuk belajar di luar program studi,” ujarnya.

Asep juga berharap IEEE Student Branch Universitas Pakuan bisa menjadi tonggak sejarah untuk mengangkat mahasiswa ke level internasional. Dengan begitu, mahasiswa Indonesia bisa saling berkolaborasi satu sama lain bahkan dengan perguruan tinggi luar negeri dalam berbagai riset di berbagai negara.

Memasuki kegiatan utama Vice Chair IEEE Indonesia Section, Prof. Gamantyo Hendrantoro menjelaskan lebih dalam tentang IEEE, IEEE Indonesia Section dan IEEE Student Branch. Ia juga menjelaskan tentang keuntungan menjadi anggota IEEE.

“Pertama bisa mendapat beasiswa bergengsi. Lalu mendapat section funding atau semacam hadiah dari IEEE pusat karena keaktifannya. Anggota juga bisa mendapat penghargaan melalui berbagai macam kompetisi. Kemudian ada student travel grants yang biasanya didapat ketika mahasiswa akan mempresentasikan makalah di luar negeri. Keuntungan lainnya yaitu kita bisa berkenalan secara langsung dengan sesama anggota IEEE dari mancanegara bahkan berkenalan dengan Doktor, Profesor hingga profesional luar negeri,” paparnya.

Gamantyo juga menyampaikan keuntungan mengikuti IEEE Student Branch. Pertama, memiliki peluang untuk menambah jejaring. Kedua, funding. Ketiga, website hosting. Keempat, bisa mengundang pembicara dari akademisi hingga industri.

“Adapun program IEEE IS 2021 untuk Student Branch diantaranya distinguished lecture program, dituanrumahi oleh Student Branch di Indonesia, kolaborasi dengan conference organizer di perguruan tinggi masing-masing,  menjadi jembatan untuk menyelenggarakan MBKM dengan unit organisasi maupun mitra industri IEEE IS dan untuk Student Branch di Indonesia bagian timur akan membantu berbagai aktivitas IEEE Eastern Indonesia Subsection,” tukasnya.

Sementara itu, IEEE Student Branch Activities Committee, Muhammad Sabirin Hadis, M.T. menyampaikan materi tentang sistem teknikal pendirian Student Branch. Dijelaskannya, ada beberapa persyaratan dalam mendirikan Student Branch, yaitu dibutuhkan 3 IEEE Professional member atau 2 IEEE Professional member ditambah 1 IEEE Graduate Student member.

“Syarat kedua dibutuhkan 12 IEEE student member. Ketiga, perlunya dukungan dari Dekan atau Ketua Program Studi, dan terakhir universitas harus terdaftar di IEEE,” terangnya.

Apabila kampusnya belum terdaftar, lanjut Sabirin, bisa didaftarkan ke IEEE pusat. Estimasi registrasi paling lama dua minggu. Setelah syaratnya terpenuhi, langkah selanjutnya adalah mengisi petisi online. Kemudian kita akan diberikan tujuh informasi penting dalam mendirikan Student Branch.

“Yang paling bergengsi di IEEE ini adalah kompetisinya. Kita bersaing dengan Student Branch di luar negeri. Kita masuk ke IEEE berarti memilih lingkungan yang mendukung produktivitas kita di bidang teknik,” tukasnya.

Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan tanya jawab. IEEE Student Branch Initiation Workshop pun diakhiri dengan foto bersama.


ComSTraC-DSC FMIPA Universitas Pakuan bekerja sama dengan IEEE Student Branch Activities Indonesia mengundang seluruh rekan Dosen dan Mahasiswa untuk berpartisipasi dan menghadiri acara “IEEE Student Branch Initiation Workshop”, pada :

📋Sabtu, 06 Februari 2021

⏳ 09.00 s.d 12.00 WIB

 

🎙️Prof. Ir. Gamantyo Hendrantoro, Ph.D. (Vice Chair IEEE Indonesia Section)
🎙️Muhammad Sabirin Hadis, S. Pd., M.T. (IEEE Student Branch Activities Committee)

 

📇 Link Pendaftaran (Zoom Meeting)
https://forms.gle/rFcM5xtW2THbGSPaA

Link Youtube
http://bit.ly/ISBlive

Untuk informasi selengkapnya, dapat menghubungi :
📧 comstrac-dsc@unpak.ac.id
📞 Prihastuti Harsani (081383639139)
Adriana Sari Aryani (081319833944)

Partisipasi rekan Dosen, dan Mahasiswa pada acara ini sangat kami harapkan.
Terima kasih. 🙏

Salam Hormat


IEEE Indonesia Section mengadakan pertemuan secara daring dengan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia pada Selasa, 2 Februari 2021. Pertemuan tersebut membahas potensi sinkronisasi program IEEE Indonesia Section dengan Ditjen Dikti. Pertemuan ini dihadiri IEEE Indonesia Section 2021 Chair, Dr. Ing. Wahyudi Hasbi; IEEE Indonesia Section 2021 Vice Chair, Prof. Gamantyo; Dirjen Dikti, Prof. Nizam serta Sekretaris Ditjen Dikti, Dr. Paristiyanti. Hadir pula Pengurus IEEE Indonesia Section dan Pengurus Chapter IEEE Indonesia Section.

Dalam paparannya IEEE Indonesia Section 2021 Chair menyampaikan beberapa program yang dapat meningkatkan kualitas pembelajaran, kualitas dosen dan tenaga pembelajar. Pertama kerja sama peningkatan kualitas konferensi yang diselenggarakan perguruan tinggi. Kedua, menjadikan IEEE Journals, IEEE Conferences dan IEEExplore esbagai saluran luaran riset perguruan tinggi. Ketiga, mengagendakan kegiatan Distinguished Lecture Program dari IEEE fellow kelas dunia.

“Ada juga program IEEE lainnya seperti IEEE Indonesia Initiative on Data Science & Artificial Intelligence, kompetisi internasional untuk IEEE Student member seperti IEEExtreme yang mampu mengasah skill coding, team work dll. Sinergi IEEE dengan Dikti ini mampu mengembangkan standar teknologi di Indonesia, mampu mengkaji efektivitas dan efesiensi pelaksanaan kuliah online oleh pakar-pakar dari IEEE Education Technology Expert, Flagship IEEE Conference Indonesia Timur, serta usulan IEEE Indonesian Student Conference disandingkan dengan PIMNAS,” ujar Wahyudi.

Dalam kesempatan yang sama, IEEE Indonesia Section 2021 Vice Chair menyampaikan pelaksanaan kegiatan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Pertama, Special Interest Group on Humanitarian Technology (SIGHT) dan Humanitarian Technology atau proyek kemanusiaan. Kedua, IEEE Student Branch sebagai awal keterlibatan mahasiswa dalam organisasi profesi internasional. Ketiga, menjadi jembatan kerja sama riset antar perguruan tinggi dan lembaga penelitian. Keempat, menjadi jembatan kegiatan merdeka belajar mahasiswa ke industri, chapter dll.

“Kegiatannya bisa berupa proyek kemanusiaan, magang, riset, start-up dan lainnya,” tukas Gamantyo.

Potensi sinkronisasi ini disambut baik oleh Dirjen Dikti, Prof. Nizam. Menurutnya, IEEE Indonesia Section bisa menjadi sarana dalam implementasi program MBKM. Ia ingin mahasiswa bidang teknik di Indonesia bisa bergabung menjadi member IEEE Indonesia Section. IEEE juga diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas jurnal Indonesia sehingga bereputasi internasional.

Sesuai arahan tersebut, Sekretaris Ditjen Dikti, Dr. Paristiyanti menyampaikan pihaknya akan memfasilitasi pertemuan berikutnya pada pekan depan untuk membahas MoU. “Apabila MoUnya sudah disepakati kedua belah pihak, pada pekan selanjutnya kita lakukan penandatanganan oleh Pak Dirjen,” tuturnya.


IEEE Indonesia Section menyelenggarakan Workshop on Conference Management Series pada Sabtu, 30 Januari 2021. Topik yang diusung pada seri pertama mengenai “Organizing a Conference” #1. Materi tersebut disampaikan oleh IEEE Indonesia Section 2021 Chair, Dr. Ing. Wahyudi Hasbi serta IEEE Indonesia Section 2021 Vice Chair, Prof. Gamantyo.

Kegiatan yang dimoderatori oleh IEEE-IS Conference Activities 2021 Lecturer Dept. Ilmu Komputer, FMIPA, IPB University, Auzi Asfarian, S.Komp, M.Kom ini dimulai pukul 09.00 WIB. Dalam paparannya, IEEE Indonesia Section 2021 Chair, Dr. Ing. Wahyudi Hasbi menyampaikan beberapa kebijakan baru guna meningkatkan kualitas konferensi. Salah satunya yaitu mewajibkan leader conference menjadi anggota IEEE.  Tujuannya karena kita ingin mendorong kedekatan secara emosional sebagai anggota IEEE yang akan berusaha menjaga kualitas conference.

Kebijakan lainnya yaitu perubahan di LoA (Letter of Agreement) yang bisa diakses di website IEEE Indonesia Section. Kita juga nanti melibatkan Student Branch dan IEEE Technical Chapter yang relevan dengan konferensi,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, IEEE Indonesia Section 2021 Vice Chair, Prof. Gamantyo menyampaikan perihal conference management. Menurutnya keberadaan sponsor dalam konferensi cukup penting. Salah satu manfaat yang didapat adalah memperluas jangkauan konferensi itu sendiri. Selain itu kita dapat menambah sumber daya serta jejaring.

“Sponsor juga dapat meningkatkan pengakuan pada instansi karena mampu menyelenggarakan konferensi. Kita perlu mendekati sponsor yang berpotensi sejak jauh-jauh hari,” tambahnya.

Gamantyo juga menjelaskan bahwa dalam menyelenggarakan konferensi diperlukan tim, technical program dan manajemen. Kesuksesan konferensi bergantung pada timnya. Oleh karena itu kita perlu merekrut anggota yang sudah berpengalaman maupun orang baru.

Setelah sesi penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan tanya jawab. Acara pun berlangsung dengan lancar. Usai seri “Organizing a Conference” #1, IEEE Indonesia Section akan mengadakan seri kedua dan ketiga dalam waktu dekat. (Desy)


Dalam rangka meningkatkan kualitas konferensi di Indonesia, IEEE Indonesia Section menyelenggarakan Workshop on Conference Management Series. Kegiatan ini terdiri dari tiga seri.

Seri pertama membahas topik “Organizing a Conference” #1. Menghadirkan IEEE Indonesia Section 2021, Chair, Dr.Ing.Wahyudi Hasbi serta IEEE Indonesia Section 2021, Vice Chair, Prof. Gamantyo.

Workshop diselenggarakan pada Sabtu, 30 Januari 2021 secara daring pukul 09.00-11.30 WIB. Kegiatan terbuka untuk umum tanpa dipungut biaya apapun alias gratis. Berikut link pendaftarannya: https://bit.ly/vwcm1_Jan2021

Adapun seri kedua membahas topik Technical Program and Proceedings Quality. Sementara seri  ketiga membahas topik Virtual Conference Tools Training. Nantikan informasi lebih lanjut untuk seri kedua dan ketiga.

 


 Rapat perdana Pengurus IEEE Indonesia Section 2021 dengan Student Branches IEEE 2021 dan Chapters IEEE 2021 pada Sabtu, 23 Januari 2021 berlangsung lancar. Rapat yang digelar dalam dua sesi ini dilakukan secara daring. Sesi pertama dilakukan dengan Student Branches IEEE 2021 pada pukul 08.30-10.00 WIB, sedangkan sesi kedua dilakukan dengan Chapters IEEE 2021 pada pukul 10.00-12.00 WIB.

Rapat ini dipimpin langsung oleh IEEE Indonesia Section 2021 Chair, Dr.Ing. Wahyudi Hasbi. Turut mendampingi IEEE Indonesia Section 2021 Vice Chair, Prof. Gamantyo Hendrantoro. Hadir pula para pengurus IEEE Indonesia Section 2021 serta para member.

Pada sesi pertama IEEE Indonesia Section 2021 Chair, Dr.Ing. Wahyudi Hasbi menyampaikan tentang visi-misi, perkembangan IEEE  Indonesia Section serta rencana kerja yang berkaitan dengan Student Branche. Wahyudi juga menjelaskan bahwa saat ini IEEE  Indonesia Section sudah memiliki 23 Student Branche.  Mereka akan didorong untuk berperan lebih aktif lagi dalam berbagai kegiatan.

“Jadi tidak hanya menambah jumlah member, tapi mengadakan kegiatan yang saling bersinergi. Dalam waktu dekat Universitas Negeri Malang akan bergabung,” ujarnya.

Wahyudi menambahkan, dalam waktu dekat IEEE Indonesia Section akan mengadakan Indonesia Student Branche Congres 2021, Member Gathering 2021, IEEExtreme, IEEE Day, Technical Meetings, Social Event, Local Student Branche Activity dan Mendukung Program Merdeka Belajar bagi mahasiswa anggota IEEE Indonesia Section.

Dalam kesempatan yang sama, IEEE Indonesia Section 2021 Vice Chair, Prof. Gamantyo Hendrantoro ingin Student Branche menggiatkan Program Merdeka Belajar dalam kegiatan IEEE. Begitu pun sebaliknya, ia ingin Student Branche memanfaatkan IEEE sebagai salah satu jalan mewujudkan Program Merdeka Belajar.

“Adapun kegiatan mahasiswa yang boleh dilakukan di luar Program Studi diantaranya pertukaran pelajar, magang, asisten mengajar di satuan pendidikan, penelitian, proyek kemanusiaan, kegiatan wirausaha, studi serta membangun desa,” jelasnya.

Pada sesi kedua IEEE Indonesia Section 2021 Chair, Dr.Ing. Wahyudi Hasbi menjelaskan tentang visi-misi, perkembangan IEEE  Indonesia Section serta rencana kerja yang berkaitan dengan Chapter. Disampaikannya, dalam waktu dekat pihaknya akan menyelenggarakan IEEE Cyberneticscom 2021 Conference (Theme: AI & Data Science related).  IEEE Indonesia Section juga akan menginisiasi Program Merdeka Belajar, inisiasi kerja sama antara Indonesia Telecommunication and Digital Research Institute (ITDRI) dengan IEEE Indonesia Section dan lainnya. (Desy)