IEEE Indonesia Section menyelenggarakan pertemuan secara daring pada Sabtu, 17 Januari 2021. Pertemuan ini membahas koordinasi tim serta penjelasan kepengurusan IEEE Indonesia Section 2021. Kegiatan dibuka dan dipimpin langsung oleh IEEE Indonesia Section Chair, Dr.Ing. Wahyudi Hasbi. Ia menjelaskan bahwa saat ini IEEE Indonesia Section memiliki 24 chapters, 24 Student Branches, 2 Affinity Groups dan 1 SIGHT oneHealth.

“Saat ini 2.431 member. Capaian tersebut harus kita pertahankan dan tingkatkan pada tahun ini (red-2021),” ujarnya.

Wahyudi menyampaikan, visi IEEE Indonesia Section tahun 2021 yaitu “Mewujudkan IEEE Indonesia sebagai organisasi sains dan teknologi dan profesional terkemuka di Indonesia”. Sementara misinya adalah “Untuk meningkatkan relevansi, kualitas, dan kuantitas sumber daya manusia yang berkaitan dengan pendidikan tinggi dan industri melalui peningkatan kecakapan dan profesionalisme dalam sains dan teknologi dan inovasi untuk meningkatkan daya saing nasional dan kemanusiaan”.

Adapun Program Strategis yang akan dijalankan Tim IEEE Indonesia Section 2021 yaitu sebagai berikut:

  1. Memberikan pengakuan dan mendukung kontribusi anggota IEEE dalam sains dan teknologi untuk pengembangan kemanusiaan di Indonesia, terutama untuk meningkatkan kehidupan ekonomi dan sosial dalam menghadapi tantangan global baru dan unik.
  2. Secara aktif mendukung dan memfasilitasi kegiatan bersama antara Pemerintah, Industri, Universitas, dan lembaga/organisasi lain di Indonesia.
  3. Memberdayakan hubungan yang lebih kuat antara universitas dan industri untuk memungkinkan transfer efektif teknologi inovatif dan konsep produk dan mempromosikan terjemahannya ke dalam pertumbuhan bisnis sektor swasta, penciptaan lapangan kerja, dan dampak ekonomi secara keseluruhan
  4. Secara aktif berkolaborasi dengan pemerintah dalam merumuskan dan menyusun peraturan yang mendukung pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia, terutama dalam menciptakan ekosistem yang baik bagi penelitian dan pengembangan produk berbasis teknologi di Indonesia.
  5. Mendorong dan memfasilitasi talenta muda dengan mempromosikan ide, keahlian, ketrampilan teknologi & inovasi, serta mendorong kolaborasi internasional.
  6. Memantapkan dan mengembangkan lebih lanjut program dan kegiatan: Konferensi, Program Kuliah Khusus, Lokakarya Teknis, Kongres, dan meningkatkan dukungan dan partisipasinya dalam kegiatan IEEE di berbagai wilayah di seluruh Indonesia.
  7. Meningkatkan dampak IEEE Indonesia melalui kontribusi yang lebih baik dan lebih kompetitif dalam bentuk standar, paten, prototipe, makalah penelitian dan diseminasi, inisiatif regulasi, dan semua hasil relevan lainnya, sebagai indikator kinerja utama.

“Terkait peluang dan tantangan, berdasarkan hasil survei umumnya pada bulan Maret-Mei terjadi penurunan jumlah member yang baru setahun bergabung. Kita perlu mengantisipasi hal tersebut. Rata-rata member yang loyal itu adalah senior member. Tantangan lainnya kita adalah negara kepulauan, kualitas pendidikannya belum merata, kita juga punya tantangan terkait kualitas konferensi dan publikasi serta situasi pandemi,” tukasnya.

IEEE Indonesia Section Chair, Dr.Ing. Wahyudi Hasbi juga menyampaikan rencana kerja 2021, diantaranya:

  1. Mengadakan program pertukaran keahlian para anggota IEEE melalui kursus dan pelatihan berbasis online.
  2. Menyelenggarakan event-event yang mengakomodasi minat setiap komponen anggota IEEE di Indonesia, di antaranya yang berkarya di luar Jawa dan di Indonesia Timur, di sektor industri dan pemerintahan, para lulusan baru yang mulai meniti karir, serta para mahasiswa tingkat sarjana dan pascasarjana.
  3. Menjembatani program magang mahasiswa dan dosen di berbagai industry dan institusi riset Indonesia.
  4. Melakukan pertukaran informasi program penelitian pemerintah, industri dan universitas.
  5. Memfasilitasi kajian dan sosialisasi regulasi pemerintah terkait teknologi dan aplikasinya.
  6. Mendorong tumbuhnya Lembaga Sertifikasi Profesi berbasis standar IEEE serta secara aktif terlibat dalam pengimplementasian standar dan sosialisasi standar terbaru.
  7. Mendorong dan mendukung pemerintah dalam menciptakan regulasi yang menumbuhkan ekosistem riset yang mendukung tumbuhnya produk berbasis teknologi di Indonesia.
  8. Mendukung dan memfasilitasi peran serta Student Branch IEEEIndonesia dalam kontes dan event IEEE.
  9. Mengadakan Workshop pelaksanaan IEEE Conferencesecara gratis.
  10. Meningkatkan jumlah anggota baru IEEE Indonesia dengan berbagai kegiatan.
  11. Memberikan fleksibilitas finansial dalam pelaksanaan IEEE Conference di Indonesia.
  12. Mengembangkan sub-bagian baru di bawah IEEE Indonesia. Ini penting karena Indonesia adalah negara yang besar, sehingga dengan sub bagian baru, IEEE IS dapat menjangkau wilayah yang luas di seluruh Indonesia dengan lebih banyak keterlibatan relawan.
  13. Lebih banyak menerapkan program di daerah pedesaan, sehingga mereka dapat merasakan manfaat dari IEEE.
  14. Inisiatif untuk melakukan kegiatan pentahelix. Ini penting untuk membangun rekayasa masyarakat yang kuat.
  15. Lebih banyak kegiatan kemanusiaan dengan keterlibatan SB dan anggota di seluruh Indonesia.

(Desy)