IEEE Indonesia Section dan Universitas Pakuan resmi menandatangani perjanjian kerja sama tentang Penyelenggaraan Kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi Bidang Sains dan Teknologi terintegrasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) secara daring pada Sabtu, 4 Desember 2021. Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Rektor I Universitas Pakuan, Prof. Dr. Ir. H. Didik Notosoedjono; Chair IEEE Indonesia Section, Dr.-Ing. Wahyudi Hasbi, S.Si, M.Kom; Vice Chair IEEE Indonesia Section, Prof. Ir. Gamantyo Hendrantoro, M.Eng., Ph.D.; Ketua LPPM Universitas Pakuan, Dr. Ani Iryani, M.Si; Wakil Rektor III Universitas Pakuan, Prof. Dr. Eri Sarimanah, M.Pd.; serta para Dekan, Wakil Dekan, Dosen dan Mahasiswa.

Ketua LPPM Universitas Pakuan, Dr. Ani Iryani, M.Si menyampaikan bahwa inisiasi kerjasama telah dilakukan melalui pendirian Student Branch (SB) IEEE Universitas Pakuan pada Maret 2021. Melalui pembinaan oleh konselor Dr. Prihastuti Harsani dan Eneng Tita Tosida M. UPI, Kom, SB IEEE Unpak telah melakukan ragam kegiatan, diantaranya webinar Natural Language Processing (NLP), workshop strart-up, pelatihan implementasi IoT untuk bidang sensor pada sistem tertanam.

“Prestasi gemilang tingkat internasional pun telah ditorehkan oleh SB IEEE Unpak, salah satu membernya berhasil menjadi Juara ke IV pada Programmer Competition Award yang dilaksanakan oleh IEEE pusat”, ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Rektor I Universitas Pakuan, Prof. Dr. Ir. H. Didik Notosoedjono menyampaikan, ruang lingkup kerja sama ini meliputi Pendidikan, penyelenggaraan program MBKM, pelatihan, magang, seminar/konferensi, dan lokakarya. Adapun ruang lingkup lainnya yaitu penelitian dan publikasi ilmiah serta pengabdian kepada masyarakat.

“Kegiatan kerjasamanya meliputi pelatihan peningkatan kompetensi mahasiswa melalui IEEE Learning Network, magang di perusahaan yang berafiliasi dengan IEEE bagi mahasiswa diprioritaskan member SB IEEE UNPAK, penyelenggaraan seminar/konferensi internasional yang disponsori secara teknis (technical sponsor) oleh IEEE, program inisiasi grup riset yang ada pada chapter IEEE, kerjasama penelitian dan publikasi antar member IEEE, seminar/konferensi internasional penerapan teknologi dan socio impact, dan pelatihan penyusunan proposal untuk hibah melalui IEEE Humatarian Activity Committee (HAC),” tuturnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan webinar Technology & Society yang bertemakan “How Technology improves Our Quality of Life”. Webinar tersebut menghadirkan dua narasumber, yakni Wakil Rektor III Universitas Pakuan, Prof. Dr. Eri Sarimanah, M.Pd. dan Chair IEEE Indonesia Section, Dr.-Ing. Wahyudi Hasbi, S.Si, M.Kom.

Dalam paparannya, Eri Sarimanah mengatakan dalam menjawab tantangan saat ini diperlukan komitmen mutu pembelajaran. Kolaborasi antara dunia industri, akademisi dan masyarakat juga diperlukan untuk mengidentifikasi inovasi teknologi yang dibutuhkan. Oleh karenanya Indikator Kinerja Utama menjadi landasan transformasi Pendidikan Tinggi.

“Indikator tersebut diantaranya lulusan mendapat pekerjaan yang layak, mahasiswa mendapat pengalaman di luar kampus, praktisi mengajar di kampus, hasil kerja dosen digunakan masyarakat atau mendapat rekognisi internasional, programs tudi bekerjasama dengan mitra kelas dunia, kelas yang kolaboratif dan partisipatif serta program studi berstandar internasional,” jelasnya.

Chair IEEE Indonesia Section, Dr.-Ing. Wahyudi Hasbi, S.Si, M.Kom menyampaikan, hingga saat ini IEEE Indonesia Section telah melakukan sejumlah program kerja diantaranya pertukaran expert, beragam kegiatan dari member, pertukaran informasi penelitian dari pemerintah, industri dan akademisi, mendorong sertifikasi profesional, memfasilitasi SB dalam berbagai kegiatan dan lainnya. “IEEE itu banyak kegiatannya, kita bisa undang expert-expert dari luar negeri dalam kerangka Distinguished Lecture dan itu gratis,” jelasnya.

Wahyudi juga mengungkapkan, IEEE Indonesia Section telah menjalin kerja sama dengan Ditjen Dikti dengan ruang lingkup meliputi fasilitas pelaksanaan MBKM bagi mahasiswa, fasilitas magang bagi dosen, pengembangan jejaring riset internasional dan peningkatan kapasitas dosen dan mahasiswa, peningkatan kualitas karya tulis untuk publikasi pada jurnal dan konferensi internasional bereputasi tinggi.

“Kita juga berkomitmen untuk melakukan peningkatan kualitas penyelenggaraan konferensi internasional bagi perguruan tinggi, memberikan fasilitas keanggotaan IEEE bagi mahasiswa dan dosen di bidang sains dan teknologi, perintisan dan pengembangan karir, peningkatan kompetensi serta pendidikan berkelanjutan dan pelaksanaan tridarma perguruan tinggi di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar,” pungkasnya.