Dalam rangka memperingati Hari Kartini 21 April 2021, Women in Engineering IEEE Indonesia Section menyelenggarakan seminar tentang “Mencari Inspirasi dan Tauladan dari Para Perempuan Hebat di Bidang STEM”. Kegiatan ini dilakukan secara daring pada Rabu, 21 April 2021 dengan menghadirkan keynote speech Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga.

Mengawali kegiatan, Chairman IEEE Indonesia Section Dr. Ing. Wahyudi Hasbi dalam sambutannya mengungkapkan bahwa tema seminar tentang “Mencari Inspirasi dan Tauladan dari Para Perempuan Hebat di Bidang STEM” dapat menggugah rasa keingintahuan dan memberikan motivasi kepada seluruh perempuan Indonesia. Terlebih perempuan-perempuan muda untuk menekuni bidang Sains, Teknologi, Engineering dan Matematika (STEM) sebagai pilihan karir di masa mendatang.

“Selain itu, webinar ini juga ditujukan kepada mahasiswi dan akademisi perempuan untuk mengembangkan karir di STEM dengan baik dan produktif,” tuturnya.

Dalam mendukung sasaran tersebut, lanjut Wahyudi, IEEE Indonesia Section memiliki sumber daya dan ekspertis dalam mendukung program pemerintah dalam pertumbuhan inovasi, ilmu pengetahuan dan teknologi serta peranan perempuan demi kemajuan STEM di Indonesia. Saat ini IEEE Indonesia Section memiliki 440 anggota perempuan yang terdiri dari akademisi, industri dan pemerintahan. IEEE Indonesia Section akan terus berupaya mendorong peningkatan jumlah anggota perempuan melalui berbagai kegiatan yang diwadahi Women in Engineering IEEE Indonesia Section.

“Semoga webinar ini dapat menjadi inspirasi dan motivasi untuk kita semua khususnya para perempuan untuk menekuni bidang STEM. Tetaplah berkarya dan terus membawa semangat perjuangan Raden Ajeng Kartini,” tukasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Chair of WIE IEEE Indonesia Section Prof. Dr. Riri Fitri Sari menyampaikan kondisi kesetaraan perempuan di Indonesia bukan hanya kata-kata tapi telah dibuktikan. Hari ini hadir perempuan-perempuan hebat yang telah mampu melakukan pekerjaan di dalam rumah sambil terus melahirkan, menyusui, dan mendidik anak-anaknya menjadi generasi milenial yang pantang menyerah.

“Hari ini kita terinspirasi oleh perempuan-perempuan Indonesia yang sampai puncak karirnya di bidang STEM sukses juga menjadi ibunda. Mari kita merefleksikan pencapaian mereka untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat untuk lebih banyak lagi dilakukan oleh generasi penerus kita,” ujarnya.

Riri mengungkapkan, kegiatan dan pencapaian yang Kartini dulu yang hanya angan-angan kini sudah bisa diselaraskan oleh perempuan Indonesia dan disebarkan semangatnya kepada seluruh ibu di nusantara. Ia berharap cita-cita dan mimpi dalam mewujudkan Indonesia yang lebih maju dan modern dapat terwujud.

“Semoga kita semua tetap dapat membangun Indonesia. Perempuan berdaya, anak terlindungi, Indonesia maju. Salam untuk kebahagiaan dan kesejahteraan perempuan Indonesia,” pungkasnya.

Seminar “Mencari Inspirasi dan Tauladan dari Para Perempuan Hebat di Bidang STEM” menghadirkan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga yang membahas pemberdayaan perempuan. Hadir pula CEO XL Axiata, Dian Siswarini yang menyampaikan materi tentang Pemimpin Perempuan di Kancah Teknologi. Ada juga Moorissa Tjokro, seorang Software Engineer yang membahas Diaspora Muda Mendunia. Terakhir, Head of AI Center ITB (U-CoE AI-VLB) sekaligus Co-Founder Prosa.ai,  Dr.Eng. Ayu Purwarianti yang membawakan materi Bukan Akademisi Biasa.

Pin It