ARS University bekerjasama dengan IEEE Comsoc Indonesia Chapter, menyelenggarakan Webinar dengan tema : Tren Inovasi dan Kekayaan Intelektual di Perguruan Tinggi

Opening by :
Prof. Dr. H. Purwadhi, M.Pd ( Rektor ARS University)

Guest speaker:
Dr. Fal Sadikin
Researcher, Philip Signify, Netherland

Host :
Dr. Wiseto Agung, SMIEEE
(Warek Kerjasama & Inovasi ARS University dan Chair of IEEE Comsoc Indonesia Chapter)

Yang akan diselenggarakan pada :
Hari/ Tanggal : Senin, 1 Maret 2021
Pukul : 13.00 WIB

Melalui Channel Youtube ARS TV pada link : https://bit.ly/ARS-TV

Link Pendaftaran :
http://bit.ly/DaftarWebinARS


Workshop on Conference Management Series
“Technical Program and Proceedings Quality” #2

Saturday, 27 February 2021
08.30-12.00 WIB
via Zoom

Free

Register: https://bit.ly/vwcm2_Feb2021

Welcome Remarks:
– IEEE Indonesia Section Chair 2021 – Dr. Ing. Wahyudi Hasbi

Speakers:
– IEEE Indonesia Section Advisory Committee and Lecturer of Telkom University – Dr. Muhammad Ary Murti

– Chair of Computer Society Chapter and Lecturer of BINUS University – Dr. Ford Lumban Gaol


IEEE Indonesia Section menyelenggarakan Webinar Professional Development Workshop: Early Career Life with IEEE, Sabtu 20 Februari 2021. Webinar dimulai pukul 09.30 WIB dengan diikuti sekitar 95 peserta. Acara berlangsung dengan lancar. Kegiatan ini juga berbarengan dengan seremoni sekaligus selebrasi 33 tahun IEEE Indonesia Section.

Webinar dihadiri Chair of IEEE Indonesia Section, Dr. Ing. Wahyudi Hasbi. Dalam sambutannya ia menyampaikan sejarah awal mula terbentuknya IEEE Indonesia Section. Disampaikannya, IEEE Indonesia Section terbentuk karena adanya kesamaan visi antara akademisi, profesional dan pemerintahan dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Selama 33 tahun, IEEE Indonesia Section telah memberikan sumbangsih nyata bagi Indonesia melalui berbagai aktivitas.

“Ada lebih dari 20.000 IEEE Conference Publication, ada lebih dari 260 IEEE Journal Publication oleh penulis Indonesia. IEEE IS juga sudah melaksanakan lebih dari 50 aktivitas profesional, teknikal, non-teknikal, dan administrasi. Kita juga sudah mensponsori lebih dari 50 high quality conference,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Wahyudi, IEEE Indonesia Section telah memiliki lebih dari 2500 anggota yang terdiri dari akademisi, profesional dan pemerintahan. IEEE Indonesia Section juga memiliki 25 Technical Society Chapter/Joint Chapter.

“Kita juga mendorong lahirnya 24 Student Branches dan 9 Student Branch Chapters. Ada pula 2 Affinity Group: Young Professional dan Women in Engineering serta 1 SIGHT on eHealth and Telemedicine. Untuk saat ini, kita sedang berupaya mendorong terbentuknya Subsection di timur Indonesia sehingga seluruh anggota IEEE IS bisa merasakan kedekatan dan manfaat bergabung menjadi anggota,” tukasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Advisory Board of IEEE Indonesia Section, Prof. Fitri Yuli Zulkifli mengapresiasi penyelenggaraan Webinar Professional Development Workshop: Early Career Life with IEEE. Ia menaruh harapan yang besar kepada para peserta untuk menggali wawasan sebanyak-banyaknya sehingga bermanfaat dalam meniti karir. Fitri juga turut berbahagia dengan 33 tahun IEEE Indonesia Section. Menurutnya, organisasi ini pernah jatuh bangun saat tahun 1998 dimana jumlah anggotanya turun drastis. Namun dengan semangat juang akhirnya bisa bertahan sampai sekarang.

Ucapan selamat juga disampaikan Director of IEEE Region 10, Deepak Mathur. Menurutnya IEEE Indonesia Section telah memberikan manfaat yang signifikan dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Ia juga mengapresiasi jumlah anggota IEEE Indonesia Section yang sangat banyak, terdiri dari akademisi, profesional dan pemerintahan. Mereka terlibat dalam berbagai kegiatan, baik sebagai pembicara maupun penyelenggara acara.

Webinar Professional Development Workshop: Early Career Life with IEEE ini menghadirkan tiga pembicara, di antaranya Operational Director of PT Telkomsat, Dr. Anggoro Kurnianto Widiawan; Rector of Institut Teknologi 10 November, Prof. Mohamad Ashari serta Director of the Regional Resource Development Technologi Center of BPPT, Dr. Agustan. Ketiga pembicara ini berbagi pengalamannya dalam meniti karir dengan memanfaatkan berbagai keuntungan sebagai anggota IEEE.

 


Election Debate IEEE ITB Student Branch 2021/2022. The debate day will be held on:

Day: Friday, February 19, 2021
Time: 07.30 – 09.30 PM
via Zoom

  • Candidate #1 : Medeline Agita Tenardi – Biomedical Engineering 2019
  • Candidate #2 : Alifia Zahratul Ilmi – Biomedical Engineering 2019

Panelists:

  • Dr. Eng. Ayu Purwarianti, S.T., M.T. – School of Electrical Engineering and Informatics
  • Dr. Ing. Wahyudi Hasbi – IEEE Indonesia Section Chair 2021
  • Dr. Saaveethya Sivakumar – IEEE Region 10 Student Representative

#electionIEEE2021 #IEEEITBSB #IEEEIS


Dalam rangka meningkatkan profesionalisme perjalanan karir member IEEE Indonesia, Young Professional Afinity Group, Professional Activities, Sponsorship & Endorsement Activities serta Universitas Hasanuddin IEEE Student Branch, IEEE Indonesia Section akan mengadakan kegiatan Webinar Professional Development Workshop: Early Career Life with IEEE.

Kegiatan ini akan dilakukan pada Sabtu, 20 Februari 2021 pukul 09.30-12.30 WIB. Terbuka untuk umum. Tempat terbatas.

Segera lakukan pendaftaran melalui link berikut: http://bit.ly/IEEELife.

Menghadirkan pembicara dari para tokoh anggota IEEE yang berasal dari sektor industri, akademik dan pemerintahan, diantaranya:

  1. Dr. Anggoro Kurnianto Widiawan,

– Direktur Operasi PT. Telkomsat

– Professional Activity IEEE Indonesia Section

  1. Prof. Dr. Ir. Mochamad Ashari, M.Eng

– Rektor Institut Teknologi Nopember (ITS)

– Rektor Universitas Telkom 2013-2018

  1. Dr. Agustan, S.T., M.Sc.

– Direktur Pusat Teknologi Pengembangan Sumberdaya Wilayah, BPPT

– Ketua Masyarakat Penginderaan Jauh Indonesia (MAPIN)

Kegiatan ini juga dapat diikuti secara live melalui kanal Youtube IEEE Indonesia Section: http://bit.ly/Protube


ComSTraC-DSC Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Pakuan bekerja sama dengan IEEE Student Branch Activities Indonesia menyelenggarakan IEEE Student Branch Initiation Workshop pada Sabtu, 6 Februari 2021. Kegiatan ini menghadirkan dua pembicara yaitu Vice Chair IEEE Indonesia Section, Prof. Gamantyo Hendrantoro dan IEEE Student Branch Activities Committee, Muhammad Sabirin Hadis, M.T.

Chair IEEE Indonesia Section, Dr. Ing. Wahyudi Hasbi mengucapkan terimakasih kepada Dekan FMIPA Universitas Pakuan yang telah mengadakan kegiatan IEEE Student Branch Initiation Workshop. Menurutnya, kegiatan tersebut sangat penting bagi pengembangan sumber daya manusia terutama mahasiswa perguruan tinggi. Wahyudi juga memberikan sedikit penjelasan tentang perkembangan IEEE di Indonesia.

Pada kesempatan yang sama, Dekan FMIPA Universitas Pakuan Dr. Asep Denih menyambut baik peluang Student Branch dan siap memberikan fasilitas untuk anggota IEEE Indonesia Section (IS).  Asep berharap kegiatan ini bisa menjaring lebih dari 20 persen mahasiswa FMIPA Universitas Pakuan untuk bergabung di IEEE IS.

“IEEE Student Branch dalah wadah berkumpulnya mahasiswa untuk mendiskusikan masalah teknologi di level internasional. Anggota aktif tentunya dapat memberikan dampak positif di universitas, terutama dalam menyambut program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang memberikan peluang kepada mahasiswa untuk belajar di luar program studi,” ujarnya.

Asep juga berharap IEEE Student Branch Universitas Pakuan bisa menjadi tonggak sejarah untuk mengangkat mahasiswa ke level internasional. Dengan begitu, mahasiswa Indonesia bisa saling berkolaborasi satu sama lain bahkan dengan perguruan tinggi luar negeri dalam berbagai riset di berbagai negara.

Memasuki kegiatan utama Vice Chair IEEE Indonesia Section, Prof. Gamantyo Hendrantoro menjelaskan lebih dalam tentang IEEE, IEEE Indonesia Section dan IEEE Student Branch. Ia juga menjelaskan tentang keuntungan menjadi anggota IEEE.

“Pertama bisa mendapat beasiswa bergengsi. Lalu mendapat section funding atau semacam hadiah dari IEEE pusat karena keaktifannya. Anggota juga bisa mendapat penghargaan melalui berbagai macam kompetisi. Kemudian ada student travel grants yang biasanya didapat ketika mahasiswa akan mempresentasikan makalah di luar negeri. Keuntungan lainnya yaitu kita bisa berkenalan secara langsung dengan sesama anggota IEEE dari mancanegara bahkan berkenalan dengan Doktor, Profesor hingga profesional luar negeri,” paparnya.

Gamantyo juga menyampaikan keuntungan mengikuti IEEE Student Branch. Pertama, memiliki peluang untuk menambah jejaring. Kedua, funding. Ketiga, website hosting. Keempat, bisa mengundang pembicara dari akademisi hingga industri.

“Adapun program IEEE IS 2021 untuk Student Branch diantaranya distinguished lecture program, dituanrumahi oleh Student Branch di Indonesia, kolaborasi dengan conference organizer di perguruan tinggi masing-masing,  menjadi jembatan untuk menyelenggarakan MBKM dengan unit organisasi maupun mitra industri IEEE IS dan untuk Student Branch di Indonesia bagian timur akan membantu berbagai aktivitas IEEE Eastern Indonesia Subsection,” tukasnya.

Sementara itu, IEEE Student Branch Activities Committee, Muhammad Sabirin Hadis, M.T. menyampaikan materi tentang sistem teknikal pendirian Student Branch. Dijelaskannya, ada beberapa persyaratan dalam mendirikan Student Branch, yaitu dibutuhkan 3 IEEE Professional member atau 2 IEEE Professional member ditambah 1 IEEE Graduate Student member.

“Syarat kedua dibutuhkan 12 IEEE student member. Ketiga, perlunya dukungan dari Dekan atau Ketua Program Studi, dan terakhir universitas harus terdaftar di IEEE,” terangnya.

Apabila kampusnya belum terdaftar, lanjut Sabirin, bisa didaftarkan ke IEEE pusat. Estimasi registrasi paling lama dua minggu. Setelah syaratnya terpenuhi, langkah selanjutnya adalah mengisi petisi online. Kemudian kita akan diberikan tujuh informasi penting dalam mendirikan Student Branch.

“Yang paling bergengsi di IEEE ini adalah kompetisinya. Kita bersaing dengan Student Branch di luar negeri. Kita masuk ke IEEE berarti memilih lingkungan yang mendukung produktivitas kita di bidang teknik,” tukasnya.

Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan tanya jawab. IEEE Student Branch Initiation Workshop pun diakhiri dengan foto bersama.


ComSTraC-DSC FMIPA Universitas Pakuan bekerja sama dengan IEEE Student Branch Activities Indonesia mengundang seluruh rekan Dosen dan Mahasiswa untuk berpartisipasi dan menghadiri acara “IEEE Student Branch Initiation Workshop”, pada :

📋Sabtu, 06 Februari 2021

⏳ 09.00 s.d 12.00 WIB

 

🎙️Prof. Ir. Gamantyo Hendrantoro, Ph.D. (Vice Chair IEEE Indonesia Section)
🎙️Muhammad Sabirin Hadis, S. Pd., M.T. (IEEE Student Branch Activities Committee)

 

📇 Link Pendaftaran (Zoom Meeting)
https://forms.gle/rFcM5xtW2THbGSPaA

Link Youtube
http://bit.ly/ISBlive

Untuk informasi selengkapnya, dapat menghubungi :
📧 comstrac-dsc@unpak.ac.id
📞 Prihastuti Harsani (081383639139)
Adriana Sari Aryani (081319833944)

Partisipasi rekan Dosen, dan Mahasiswa pada acara ini sangat kami harapkan.
Terima kasih. 🙏

Salam Hormat


IEEE Indonesia Section mengadakan pertemuan secara daring dengan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia pada Selasa, 2 Februari 2021. Pertemuan tersebut membahas potensi sinkronisasi program IEEE Indonesia Section dengan Ditjen Dikti. Pertemuan ini dihadiri IEEE Indonesia Section 2021 Chair, Dr. Ing. Wahyudi Hasbi; IEEE Indonesia Section 2021 Vice Chair, Prof. Gamantyo; Dirjen Dikti, Prof. Nizam serta Sekretaris Ditjen Dikti, Dr. Paristiyanti. Hadir pula Pengurus IEEE Indonesia Section dan Pengurus Chapter IEEE Indonesia Section.

Dalam paparannya IEEE Indonesia Section 2021 Chair menyampaikan beberapa program yang dapat meningkatkan kualitas pembelajaran, kualitas dosen dan tenaga pembelajar. Pertama kerja sama peningkatan kualitas konferensi yang diselenggarakan perguruan tinggi. Kedua, menjadikan IEEE Journals, IEEE Conferences dan IEEExplore esbagai saluran luaran riset perguruan tinggi. Ketiga, mengagendakan kegiatan Distinguished Lecture Program dari IEEE fellow kelas dunia.

“Ada juga program IEEE lainnya seperti IEEE Indonesia Initiative on Data Science & Artificial Intelligence, kompetisi internasional untuk IEEE Student member seperti IEEExtreme yang mampu mengasah skill coding, team work dll. Sinergi IEEE dengan Dikti ini mampu mengembangkan standar teknologi di Indonesia, mampu mengkaji efektivitas dan efesiensi pelaksanaan kuliah online oleh pakar-pakar dari IEEE Education Technology Expert, Flagship IEEE Conference Indonesia Timur, serta usulan IEEE Indonesian Student Conference disandingkan dengan PIMNAS,” ujar Wahyudi.

Dalam kesempatan yang sama, IEEE Indonesia Section 2021 Vice Chair menyampaikan pelaksanaan kegiatan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Pertama, Special Interest Group on Humanitarian Technology (SIGHT) dan Humanitarian Technology atau proyek kemanusiaan. Kedua, IEEE Student Branch sebagai awal keterlibatan mahasiswa dalam organisasi profesi internasional. Ketiga, menjadi jembatan kerja sama riset antar perguruan tinggi dan lembaga penelitian. Keempat, menjadi jembatan kegiatan merdeka belajar mahasiswa ke industri, chapter dll.

“Kegiatannya bisa berupa proyek kemanusiaan, magang, riset, start-up dan lainnya,” tukas Gamantyo.

Potensi sinkronisasi ini disambut baik oleh Dirjen Dikti, Prof. Nizam. Menurutnya, IEEE Indonesia Section bisa menjadi sarana dalam implementasi program MBKM. Ia ingin mahasiswa bidang teknik di Indonesia bisa bergabung menjadi member IEEE Indonesia Section. IEEE juga diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas jurnal Indonesia sehingga bereputasi internasional.

Sesuai arahan tersebut, Sekretaris Ditjen Dikti, Dr. Paristiyanti menyampaikan pihaknya akan memfasilitasi pertemuan berikutnya pada pekan depan untuk membahas MoU. “Apabila MoUnya sudah disepakati kedua belah pihak, pada pekan selanjutnya kita lakukan penandatanganan oleh Pak Dirjen,” tuturnya.


IEEE Indonesia Section menyelenggarakan Workshop on Conference Management Series pada Sabtu, 30 Januari 2021. Topik yang diusung pada seri pertama mengenai “Organizing a Conference” #1. Materi tersebut disampaikan oleh IEEE Indonesia Section 2021 Chair, Dr. Ing. Wahyudi Hasbi serta IEEE Indonesia Section 2021 Vice Chair, Prof. Gamantyo.

Kegiatan yang dimoderatori oleh IEEE-IS Conference Activities 2021 Lecturer Dept. Ilmu Komputer, FMIPA, IPB University, Auzi Asfarian, S.Komp, M.Kom ini dimulai pukul 09.00 WIB. Dalam paparannya, IEEE Indonesia Section 2021 Chair, Dr. Ing. Wahyudi Hasbi menyampaikan beberapa kebijakan baru guna meningkatkan kualitas konferensi. Salah satunya yaitu mewajibkan leader conference menjadi anggota IEEE.  Tujuannya karena kita ingin mendorong kedekatan secara emosional sebagai anggota IEEE yang akan berusaha menjaga kualitas conference.

Kebijakan lainnya yaitu perubahan di LoA (Letter of Agreement) yang bisa diakses di website IEEE Indonesia Section. Kita juga nanti melibatkan Student Branch dan IEEE Technical Chapter yang relevan dengan konferensi,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, IEEE Indonesia Section 2021 Vice Chair, Prof. Gamantyo menyampaikan perihal conference management. Menurutnya keberadaan sponsor dalam konferensi cukup penting. Salah satu manfaat yang didapat adalah memperluas jangkauan konferensi itu sendiri. Selain itu kita dapat menambah sumber daya serta jejaring.

“Sponsor juga dapat meningkatkan pengakuan pada instansi karena mampu menyelenggarakan konferensi. Kita perlu mendekati sponsor yang berpotensi sejak jauh-jauh hari,” tambahnya.

Gamantyo juga menjelaskan bahwa dalam menyelenggarakan konferensi diperlukan tim, technical program dan manajemen. Kesuksesan konferensi bergantung pada timnya. Oleh karena itu kita perlu merekrut anggota yang sudah berpengalaman maupun orang baru.

Setelah sesi penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan tanya jawab. Acara pun berlangsung dengan lancar. Usai seri “Organizing a Conference” #1, IEEE Indonesia Section akan mengadakan seri kedua dan ketiga dalam waktu dekat. (Desy)


Dalam rangka meningkatkan kualitas konferensi di Indonesia, IEEE Indonesia Section menyelenggarakan Workshop on Conference Management Series. Kegiatan ini terdiri dari tiga seri.

Seri pertama membahas topik “Organizing a Conference” #1. Menghadirkan IEEE Indonesia Section 2021, Chair, Dr.Ing.Wahyudi Hasbi serta IEEE Indonesia Section 2021, Vice Chair, Prof. Gamantyo.

Workshop diselenggarakan pada Sabtu, 30 Januari 2021 secara daring pukul 09.00-11.30 WIB. Kegiatan terbuka untuk umum tanpa dipungut biaya apapun alias gratis. Berikut link pendaftarannya: https://bit.ly/vwcm1_Jan2021

Adapun seri kedua membahas topik Technical Program and Proceedings Quality. Sementara seri  ketiga membahas topik Virtual Conference Tools Training. Nantikan informasi lebih lanjut untuk seri kedua dan ketiga.